Back to top

Katering

Ada dua momen yang pasti membuat jantung berdebar kencang waktu merencanakan pernikahan. Pertama, waktu pasangan bertanya, “Mau nikah sama aku?” Kedua, waktu kita membuka file Excel dan melihat baris “Budget Catering”. Jujur saja, membicarakan soal harga paket catering pernikahan di Surabaya bisa membuat senyum bahagia mendadak hilang, berganti jadi kening berkerut. Pusing? Itu wajar. Bayangkan, kita membuka Instagram vendor A, harganya X. Kita tanya vendor B, harganya Y. Satunya lagi menawarkan paket Z yang kelihatannya “murah banget” tapi kita malah jadi ragu. Rasanya situasi ini memaksa kita main tebak-tebakan untuk hari yang paling penting dalam hidup. Padahal, yang kita cari bukan cuma harga, melainkan

Mari kita bicara jujur sejenak. Jika kita mendapatkan undangan acara, entah itu pernikahan, syukuran, atau ulang tahun, apa yang paling sering kita ingat setelah pulang? Dekorasi yang cantik? Mungkin saja. Susunan acara yang rapi? Bisa jadi. Namun, seringkali hal yang paling menempel dan menjadi bahan obrolan di perjalanan pulang adalah… makanannya. Misalnya, komentar seperti “Tadi sotonya seger banget, ya,” atau “Eh, gila, dessert-nya enak parah.” Sebaliknya, semoga jangan sampai ada komentar, “Sayang ya, padahal acaranya bagus, tapi makanannya kok…” Sekarang, bayangkan kita berganti peran. Andaikata kita yang menjadi tuan rumah. Tiba-tiba, urusan makanan ini menjadi hal yang membuat jantung berdebar luar biasa. Pasalnya, ini bukan lagi